KERAJINAN BAMBU

Kerajinan Bambu

Daftar Isi
A.Prinsip Kerajinan
B.Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras
C.Proses Produksi Kerajinan Bahan Keras

1.Kerajinan Bahan Keras Alam


a. Kerajinan Kayu


b. Kerajinan Bambu


c. Kerajinan Rotan

2.Kerajinan Bahan Keras Buatan


a. Kerajinan Kaca


b. Kerajinan Logam


 

Bambu merupakan bahan keras alami yang murah dan mudah didapatkan. Bambu memiliki banyak keunggulan, sehingga para perajin lebih suka membuat kerajinan menggunakan bambu sebagai bahan utamanya. 

Saat ini ada banyak kerajinan tangan yang terbuat dari bambu. Biasanya bambu diolah dalam bentuk anyaman, seperti keranjang anyam, tirai, partisi, meja, rak, dan tempat duduk. Ada juga yang dirakit untuk berbagai kegunaan, seperti gelas bambu, besek, tampah, asbak, caping, dan pajangan. 

Kerajinan bambu
Berbagai jenis produk kerajinan bambu

Jenis-jenis bambu

Bambu memiliki varietas yang cukup banyak, berikut ini beberapa bambu yang banyak ditemukan di sekitar kita :

1. Bambu Ori

Bambu ori ini sering disebut juga bambu duri yang merupakan sejenis bambu yang memiliki duri di bagian ranting-ranting nya.

Bambu Ori

2. Bambu Apus

Bambu yang merumpun, rapat dan tegak; rebungnya hijau, tertutup oleh bulu-bulu miang cokelat dan hitam. Buluhnya lurus, mencapai tinggi 22 m dengan ujung yang melengkung; mulai bercabang lk. 1,5 m di atas tanah. Panjang ruas 20-60 cm dan garis tengahnya 4–15 cm, tebal dinding buluh lk. 1,5 cm; hijau kelabu hingga hijau terang atau kekuningan; buku-bukunya sedikit menonjol.

Bambu apus
Bambu apus


3. Bambu Wulung

adalah  bambu yang  dipakai sebagai bahan untuk membuat alat musik, furnitur dan perkakas rumah tangga. Bambu ini awalnya hanya dibudidayakan  di Jawa, tetapi kini telah tersebar ke banyak tempat. Dalam bahasa daerah, ia disebut awi hideung, awi wulung, pring ireng, pring wulung, pring ulung.

Bambu wulung

4. Bambu Ampel

bambu kuning atau bambu gading dan dimanfaatkan sebagai tanaman hias, tanda batas pekarangan, serta bahan obat tradisional. Beberapa nama daerahnya, di antaranya, awi ampel, awi haur, awi haur geulis, awi haur koneng, pring ampel, pring ampel kuning, pring gadhing, jajang ampel, jajang gadhing, pÄ•rrĂ©ng ampĂ©l, pÄ•rrĂ©ng ghadhing, tiying ampel, tiying hampyal, tiying puling,  tÄ•rĂ©ng dèndèng, dan lain-lain.

bambu ampel
Bambu ampel

 

Kelebihan Kerajinan Bambu

Kerajinan, bangunan dan infrastruktur dari bambu, memiliki beberapa kelebihan antara lain :

1. Mudah dalam pengerjaan
2. Berat jenis lebih ringan dari pada kayu
3. Mudah di sambung
4. Kuat serta tahan terhadap gempa
5. Biaya yang relatif murah
6. Mempunyai daya lentur yang tinggi


Kekurangan Kerajinan Bambu
Selain kelebihan, bambu memiliki beberapa kekurangan  antara lain :

1. Mudah lapuk
2. Gampang terbakar
3. Rentan terhadap perubahan cuaca
4. tidak memiliki ketahanan rayap dan serangan serangga lainnya


Membuat kerajinan bambu 


a. Bahan untuk membuat kerajinan bambu

Bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan bambu adalah bambu batangan maupun yang sudah disayat. Beberapa jenis tanaman bambu yang dapat dijadikan produk kerajinan adalah; bambu andong, bambu tali, bambu atter, bambu talang, bambu tutul, bambu cendani, bambu cengkoreh, dan lainnya

b. Alat untuk membuat kerajinan bambu

Alat yang digunakan untuk membuat kerajinan bambu adalah parang, palu, gergaji, pisau raut, tang, tatah, meteran, kuas, bor, dan sebagainya

c. Proses pembuatan

Proses pembuatan kerajinan bambu perlu pengetahuan yang tidak terlalu sulit. Kenali bambu dengan baik, agar ketika dibuat kerajinan, bambu tidak mudah pecah. Adapun cara memilih bambu yang baik untuk digunakan adalah:

1. Memilih bambu yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.
2. Menebang dan memotong bambu sepanjang dua atau sampai tiga ruas.
3. Menyimpan di tempat yang sejuk dan tegakan hingga 5 sampai
6 hari
4. Memilih bambu yang memiliki ruas paling panjang agar
mudah dibentuk kerajinan apa saja


Cara membuat gelas dari bambu

Gelas hias



Alat dan bahan
1. Bambu tua.
2. Kuku bambu
3. Amplas
4. Gergaji
5. Cutter.
6. Cat.
7 aksesoris lainnya
Langkah-langkah pembuatan
1. Menyiapkan beberapa bambu yang sudah tua yang sudah dikeringkan.
2. Mengambil bambu bagian bawah yang terdapat kukunya atau cincin pemisah bambu
3. Memotong bambu dengan ukuran gelas
4. Menghaluskan bagian luar dengan amplas
5. Mengukir bambu  dengan bentuk yang diinginkan
6. Menambahkan gambar sesuai kebutuhan
7. Mengecat dan dikeringkan
8. Gelas dari bambu siap digunakan